Peran TIK dalam Percepatan Pembangunan Daerah

Kegiatan Komite TIK Daerah Berdasarkan Perpres 95 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Aula Diskominfo Kalsel, Selasa (15/10/2019). MC Kalsel/scw

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang semakin pesat tentunya harus membawa manfaat bagi ASN terutama dalam membantu pekerjaannya. ASN harus siap menghadapi arus teknologi sehingga bisa bekerja dalam situasi apapun, dan dimanapun.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfo Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai saat membuka kegiatan Sosialisasi Komite TIK Daerah Berdasarkan Perpres 95 Tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Aula Diskominfo Kalsel, Selasa (15/10/2019).

Menurut Yanuar, Pemerintah Provinsi harus bisa meningkatkan kinerja terutama dalam hal pelayanan publik.

“Melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) berdasarkan Perpres No 95 Tahun 2018, pelayanan publik bisa dilakukan secara terpusat, Single Windu, Single Entry One Data untuk menopang dan menjamin kemudahan akses layanan secara efektif, transparan dan akuntable,” katanya.

Untuk itu, lanjut Yanuar TIK harus bisa menjadi alat percepatan dalam pembangunan daerah dan Dewan TIK Daerah yang sebentar lagi akan dibentuk diharapkan bisa menjadi agen perubahan serta agen percepatan dalam pembangunan daerah khususnya pelayanan publik.

Di kesempatan tersebut Yanuar mengungkapkan bahwa Pembentukan Dewan TIK Daerah masih dalam proses penandatanganan SK oleh Gubernur Kalimantan Selatan dimana nanti anggotanya terdiri dari semua SKPD terkait.

Menurutnya, dalam kurun waktu 3 tahun Diskominfo terus berbenah baik di bidang infrastruktur TIK maupun peningkatan SDM di bidang TIK.

Selain itu juga lanjut Yanuar, indeks SPBE Pemerintah Kalimantan Selatan terus mengalami kenaikan signifikan, dari tahun 2017 indeks SPBE 2,79 meningkat menjadi 3,05 di tahun 2018 dengan kategori baik sehingga mampu meraih 10 besar nasional.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kalimantan Selatan mampu meraih nilai A untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan berhasil menempatkan LAPOR di top 25 nasional.

“Hasil yang telah dicapai ini adalah berkat kerja keras semua dengan didukung seluruh SKPD terkait,” pungkas Yanuar. MC Kalsel/scw

Artikel telah dilihat : 122 kali.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *