BI : 150 Titik Lokasi Penukaran Uang Kecil

Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia (BI) Kalimantan Selatan, Purwanto menyampaikan materi pada acara silaturahmi dan buka puasa bersama wartawan Di Hotel Treepak Banjarmasin Kamis (16/5/2019) Malam. MC Kalsel/tgh

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama wartawan Di Hotel Treepak Banjarmasin Kamis (16/5/2019) Malam. Kegiatan ini dihadiri seluruh wartawan cetak, TV, penyiar radio, media online yang ada di Banjarmasin.

Kepala Unit Pengelolaan Uang Rupiah Bank Indonesia (BI) Kalimantan Selatan, Purwanto mengatakan pihaknya sudah menyiapkan dana Rp 3,5 triliun untuk melayani penukaran uang rupiah menjelang perayaan Idul Fitri 1440 H dan Penukaran uang bisa dilakukan di berbagai bank yang bekerja sama dengan BI.

“Oleh karena itu ada 150 titik bank se-Kalimantan Selatan yang siap melayani jasa penukaran,” kata Purwanto Purwanto menjamin stok uang di BI Kalsel mencukupi untuk melayani kebutuhan uang kartas baru ketika Idul Fitri 1440 Hijriah.

“Bisa di bank-bank yang ada spanduk penukaran uangnya dan tidak dipungut biaya. Gratis,” ujarnya.

Selanjutnya ia menambahkan banyaknya titik-titik penukaran uang ini agar memudahkan masyarakat dan tidak terkonsentrasi pada satu tempat saja dan cara ini untuk mengurangi kebiasaan masyarakat menukarkan uang di pinggir jalan.

“Maka dari itu tidak perlu berjubel. Kalau di pinggir jalan kan kita juga tidak tahu keasliannya dan pasti dipungut biaya,” ungkapnya.

Untuk itu khusus di Banjarmasin, BI dan perbankan umum membuka 33 titik lokasi penukaran uang. Selain membuka kas titipan pada 150 titik kantor perbankan se-Kalsel, BI juga membuka layanan Kas Keliling Ramadhan yang terkonsentrasi pada beberapa titik di Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru.

Untuk Pelayanan kas keliling bakal dibuka pada tanggal 20 Mei – 31 Mei 2019. Sementara itu Di Banjarmasin, BI membuka kas keliling di Taman Kamboja, kantor Kesyahbandaran, Lanal Banjarmasin, Pemko Banjarmasin, dan Polda Kalsel.

“Kami juga mendatangi kantor Gubernuran, Pemko Banjarbaru, dan Brimob (Banjarbaru). Karena massanya juga banyak yang akan menukarkan uang disana,” pungkasnya.

Oleh karena itu BI Kalsel akan menetapkan nominal Rp 3,7 juta setiap orang yang menukar uang untuk kebutuhan lebaran. Nominal sebanyak itu terdiri dari pecahan Rp 20 ribu senilai Rp 2 juta, pecahan Rp 10 ribu senilai Rp 1 juta, pecahan Rp 5 ribu senilai Rp 500 ribu, dan pecahan Rp 2 ribu senilai Rp 200 ribu. MC Kalsel/tgh

Artikel telah dilihat : 226 kali.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *