Polda Kalsel : Siap Turunkan 1.200 Personil Dalam Penanganan Karhutla

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rachmat Mulyana memerikasa barisan peserta Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) di Provinsi Kalsel Tahun 2018 di Lapangan Sarpas Ditlantas Polda Kalsel, Landasan Ulin, Banjarbaru, Kamis (2/8). MC Kalsel/tgh

Pemerintah Provinsi Kalsel bertekat menimalisir kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Tahun 2018 hingga mencapai titik nol, oleh karena itu semua pihak harus melakukan upaya deteksi dini, tanpa terkecuali Kepolisian Daerah Kalsel.

Hal ini diutarakan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rachmat Mulyana pada saat memimpin Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) di Provinsi Kalsel Tahun 2018 di Lapangan Sarpas Ditlantas Polda Kalsel, Landasan Ulin, Banjarbaru, Kamis (2/8).

Rachmat mengatakan berdasarkan data Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) saat ini tengah memasuki musim kemarau. Sejak awal 2018 hingga kini, tercatat ada sebanyak 81 wilayah yang rawan karhutla.

“Untuk itu, saya mengimbau kepada seluruh personil untuk siaga mulai dari sekarang. Khusus untuk pengusaha perkebunan, saya kembali tekankan agara tidak membakar hutan dalam membuka lahan baru, mengingat hotspot kita saat ini sudah cukup banyak, ” terangnya.

 Selanjutnya Kapolda mengajak semua pihak melakukan upaya deteksi dini dan sosialisasi preventif Karhutla, serta penguatan system penanganannya harus semakin efektif dan terpadu.

“Oleh karna itu melalui Apel kesiapan yang dilaksanakan ini sangat penting untuk kita berperan aktif mencgah sangat penting untuk kita berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalsel sebagaimana tekat bersama yakni “Kalsel Tanpa Asap,” tegasnya.

Satgas Karhutla diminta untuk selalu siaga, semua posko dari tingakat kecamatan, desa agar difungsikan dengan maksimal serta semua sarana secara rutin harus diperiksa secara teknis jangan sampai mengalami kendala.

Dalam apel ini tampak hadir Pejabat Utama Polda Kalse, Wakapolda Kalsel, Gubernur atau yang mewakili, Kabinda Kalsel, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Tinggi, Danrem 101 Antasari, Danlanud, Danlanal, Kepala Basarnas, Kepala PBD, Ketua Senkom Mitra Polri Kalsel, Ketua Kelompok Masyarakat peduli api, Polri dan TNI.

Usai mengikuti Apel Kapolda langsung melihat beberapa simulasi penanganan Karhutla yang meperagakan mekanisme cara penanganan terhadap Karhutla. MC Kalsel/tgh

Artikel telah dilihat : 21 kali.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *