Bausung Pengantin Banjar

Pengantin Banjar yang diusung. Bausung adalah sebuah prosesi dengan cara menggendong kedua mempelai ke atas (bahu) saat acara prosesi perkawinan adat Banjar di Kabupaten Tapin Rantau,Minggu (4/3). MCKalsel/Scw

Bausung adalah salah satu budaya unik yang tumbuh dan berkembang di Kalimantan Selatan. Bausung diambil dari kata Usung yang bermakna gendong. Yaitu Sepasang Pengantin sebelum mereka bersanding di pelaminan (saat mempelai pria datang ke rumah mempelai wanita) dilakukanlah adat bausung. Bausung dilakukan oleh dua penari yang diiringi dengan musik Banjar, kedua penari menggendong kedua mempelai disaksikan oleh para tamu dan undangan yang hadir menuju pelaminan.

Pada awalnya bausung hanya dilakukan oleh beberapa golongan saja dalam suku Banjar atau yang lebih dikenal dengan keluarga ekonomi kelas atas, sehingga ketika sebuah keluarga mengadakan acara bausung dianggap bahwa  keluarga itu tergolong dari keluarga yang mampu, selain itu bausung juga dianggap sebagai acara adat yang mewah.

Namun pada perkembangannya, tradisi bausung ini tidak lagi menjadi pesta pada kalangan orang kaya saja, namun sudah menjadi hiburan bagi masyarakat setempat pada setiap acara pernikahan, bahkan ketika orang Banjar merantau ke daerah lain. Adat ini masih banyak dipakai dalam pesta pernikahan di daerah Kabupaten Tapin, Rantau.(Scw)

Artikel telah dilihat : 301 kali.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *