DPD REI Kalimantan Selatan Siap Dukung Program Sejuta Rumah

Rumah bersubsidi yang dibangun pengembang guna membantu Program Sejuta Unit Rumah yang dicanangkan Presiden RI, Joko Widodo melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. MC Kalsel/rmd

Banjarmasin,-

Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden RI, Joko Widodo melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat diharapkan dapat memicu para pengembang perumahan di Kalimantan Selatan untuk mendukung program tersebut.

Seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kalimantan Selatan,  Ariffin Noor, Sabtu (27/1) di Banjarmasin.  Program tersebut merupakan tantangan bagi pemerintah daerah setempat maupun pihak pengembang untuk dapat membangun rumah-rumah layak huni bagi masyarakat  “Program Sejuta Rumah yang dicanangkan sejak 2015 lalu itu bertujuan untuk mewujudkan rumah-rumah layak huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang selama ini kesulitan memiliki rumah pribadi karena keterbatasan ekonomi”, ucapnya.

Ariffin menambahkan  pemerintah provinsi hanya berwenang untuk melakukan identifikasi dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten kota, Sementara realisasi program tersebut merupakan kewenangan dari pihak kementerian melalui dana APBN yang dialokasikan setiap tahun.

Program Sejuta Rumah pada tahun 2017 lalu diakui tidak mencapai target karena hanya berhasil membangun 600 ribu lebih rumah murah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Untuk tahun 2018  Pemerintah Pusat sudah mengalokasikan pagu sebesar 9 triliun Rupiah  guna mendukung pembangunan rumah murah yang juga bekerjasama dengan pihak perbankan dan asosiasi pengembang perumahan.

Menanggapi hal tersebut Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) KalSel Royzani Sjachril mengatakan  pihaknya selaku pengembang perumahan siap mendukung program tersebut, “ Para pengembang siap membantu program pemerintah terlebih apabila ada subsidi yang dapat meringankan biaya pembelian yang ditujukan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah” ucapnya.

Mengingat di provinsi ini tambah Roy, mayoritas warga masih tinggal di rumah berstatus sewa yang salah satu alasannya adalah ketidakmampuan membeli rumah tinggal menjadi salah satu alasan REI KalSel siap membantu program pemerintah tersebut, Salah satunya dengan kredit perumahan murah bersubsidi yang beberapa tahun terakhir mulai ditawarkan oleh sejumlah perbankan di Kalimantan Selatan. MC Kalsel/rmd

Artikel telah dilihat : 14 kali.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *