Pelepasan 9 Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi Kalsel

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, H. M. Muslim tengah diwawancarai insan pers terkait pelepasan 9 tenaga kesehatan terbaik tingkat Provinsi Kalsel di Aula Astakona Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (9/8). MC Kalsel/Jml

Sebanyak 9 tenaga kesehatan teladan tingkat Provinsi Kalimantan Selatan akan di kirim ke Jakarta untuk mengikuti lomba tingkat nasional yang akan diberangkatkan pada tanggal 13 Agustus mendatang. 9 tenaga teknis tersebut adalah Dokter Umum, Dokter Gigi, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Pelaksana Gizi, Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM), dan Kefarmasian.

Ditemui usai pelepasan 9 tenaga kesehatan teladan tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Aula Astakona Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (9/8), Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, H. M. Muslim mengatakan, 9 tenaga kesehatan ini sudah diproses secara selektif mulai dari daerah sampai Provinsi melalui berbagai seleksi yakni, presentasi, peninjauan kinerja di lapangan, serta wawancara.

Menurutnya, 9 tenaga kesehatan ini merupakan tenaga kesehatan strategis yang langsung memberikan pelayanan-pelayanan dasar ditingkat Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). “Mereka ini nanti akan dilepas dan akan diantar ke pusat untuk diseleksi lagi ditingkat pusat, ini merupakan penghargaan kepada tenaga kesehatan yang kinerjanya terbaik” tutur Muslim.

Untuk proses seleksi sendiri, lanjutnya, sudah dilaksanakan sejak awal tahun melalui tingkat institusi puskesmas di Kabupatan/Kota hingga terpilih 3 orang tenaga kesehatan terbaik tingkat Kabupaten/Kota, setelah terpilih 3 orang tenaga kesehatan terbaik tingkat Kabupaten/Kota akan diseleksi kembali di tingkat Provinsi sehingga menyisakan 1 tenaga kesehatan terbaik dari masing-masing kategori.

Muslim juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan, yang mana pada tahun sebelumnya Provinsi Kalimantan Selatan berhasil mendapat penghargaan pada 2 kategori terbaik di tingkat nasional yakni ATLM dan Kefarmasian.

“Dengan adanya berbagai kemajuan inovasi-inovasi saat ini membuat persaingan menjadi ketat, target tahun ini paling tidak dapat mempertahankan penghargaan pada 2 kategori tersebut, dan untuk inovasi yang diunggulkan adalah inovasi-inovasi yang sesuai dengan bidang profesinya” ungkapnya. MC Kalsel/Jml

Artikel telah dilihat : 15 kali.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *