Kelompok Informasi Masyarakat (KIM)

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabalong, Husaini (Kiri) mewakili Kadis Kominfo Kabupaten Tabalong menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi penyuluhan KIM Kabupaten / Kota dengan Topik Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam Tata Kelola Informasi Publik dan Pemanfaatan ICT di Aula Penghulu Rasyid, Kabupaten Tabalong, Tanjung, Selasa (21/3). Dalam sambutannya mengatakan harapan saya kepada para peserta sosialisasi ini dapat menyebarluaskan informasi-informasi pembangunan kepada masyarakat nantinya. MC Kalsel/tgh

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Mewujudkan masyarakat yang sadar informasi komunikasi sehat dan bermanfaat.

Selasa (22/3), bertempat di Aula Penghulu Rasyid Tanjung, Tabalog, Dinas Kominfo Provinsi Kalimantan Selatan, khusus nya bidang Komunikasi Publik bekerjasama dengan Dinas Kominfo Tanjung, Tabalong. Mengadakan sosialisasi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dengan topik “Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam tata kelola Informasi Publik dan pemanfaatan Information and Communication Technology (ICT)”.

Acara yang dihadiri langsung oleh sekretaris dari Diskominfo Tanjung, Khairul dan beberapa pejabat dari Diskominfo Prov. Kalimantan Selatan, dengan narasumber KIM, H. Slamet Riadi, serta anggota KIM Tabalong.

Dalam sambutannya Khairul menyampaikan harapan kepada peserta KIM agar bisa menyeberluaskan informasi dan komunikasi di tengah masyarakat sesuai dengan tujuan dan fungsi KIM.

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) menurut Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika RI No.08/PER/M.KOMINFO/6/2010 tentang pedoman Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial, tanggal 1 Juni 2010. Salah satu dari fungsi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah sebagai tempat untuk melakukan pengumpulan, pengolahan, penyimpanan dan diseminasi informasi, serta sebagai sarana peningkatan literasi anggota KIM dan masyarakat agar menjadi insane informasi yang dapat diandalkan dalam proses pembangunan.

Dan seperti yang telah dipaparkan oleh narasumber H. Slamet Riadi, beliau menyampaikan aktivitas KIM yang di singkat dengan sebutan ADINDA  yang memiliki arti : Akses Informasi  yaitu melakukan aktivitas untuk mengakses informasi dari bebagai sumber, baik sumber langsung maupun tidak langsung; Diskusi: Setelah mengakses informasi kemudian dilakukan diskusi tukar menukar informasi, dan memecahkan masalah; Implementasi: yakni tahapan yang sebelumnya diputuskan akan menerapkan atau mendayagunakan pengetahuan atau informasi yang diperoleh; Networking: yang merupakan hubungan antar KIM atau antara anggota setiap KIM secara teratur dalam rangka tukar menukar informasi; Diseminasi Informasi ( penyebaran informasi)  yaitu menyebarluaskan informasi, bisa dilakukan bila informasi itu sudah diolah dan diyakini sangat sesuai dengan keperluan masyarakat lokal; Aspirasi: Kegiatan KIM tidak saja menyebarkan informasi tetapi juga menyerap aspirasi masyarakat. MC Kalsel/ Scw

Artikel telah dilihat : 20 kali.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *