Pulau Kembang

Pulau yang habitat penghuninya adalah kera ekor panjang (monyet). MC Kalsel/Scw

Banjarmasin (19/3), Indonesia memiliki beragam tempat yang unik dan tak habis untuk dieksplorasi. Diantaranya berbentuk kebudayaan serta panorama alam yang menakjubkan. Seperti yang ada di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Selain keindahan Sungai Barito, Banjarmasin juga menyimpan banyak tempat yang unik dan patut untuk dikunjungi, diantaranya wisata alam, wisata buatan modern, wisata religius, wisata sejarah/budaya dan wisata adat khas melayu Banjar. Salah satu objek wisata yang dikembangkan daerah Provinsi Kalimantan Selatan adalah objek wisata alam Pulau Kembang.

Pulau Kembang adalah salah satu primadona yang ada di Banjarmasin, yang bisa menjadi salah satu pilihan  setelah Pasar Terapung. Pulau ini secara administratif masuk dalam wilayah Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Pulau yang terletak di tengah Sungai Barito ini pada dasarnya adalah sebuah delta yang terbentuk secara alami. Pulau Kembang merupakan hutan wisata yang berada dikawasan konservasi di bawah pemangkuan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan seluas 60 Ha, Pulau Kembang ditetapkan sebagai hutan wisata berdasarkan SK. Menteri Pertanian No. 788/Kptsum12/1976.

Dengan tiket masuk yang tergolong cukup murah, hanya dengan Rp. 7500,-/orang, para wisatawan sudah bisa berinteraksi langsung dengan ratusan kera disana. Untuk mengelilingi pulau kembang, disediakan jembatan, karena tanah disana sebagian rawa.

Pulau Kembang ini tidak dihuni manusia, namun didominasi oleh fauna seperti kera ekor panjang dan bekantan. Meskipun tidak dihuni manusia pulau ini memiliki keterkaitan dengan masyarakat Kalimantan Selatan khususnya Banjarmasin.

Pulau Kembang di sebut sebagai kerajaan kera karena terdapat ratusan bahkan ribuan kera di sini, dan konon menurut mitos setempat, terdapat kera yang sangat besar yang di sebut raja dari para kera. Namun tidak hanya kera, jika beruntung kita bisa bertemu dengan Bekantan, yakni jenis kera berekor panjang yang mempunyai hidung mancung dengan warna kekuningan, dan merupakan maskot hewan khas pulau Kalimantan. MC Kalsel/Scw

Artikel telah dilihat : 16 kali.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *